23 Oktober 2009

PMI Bangun 2.000 Rumah Bambu Untuk Sumbar

Palang Merah Indonesia (PMI) berencana membangun sebanyak 2.000 rumah bambu sebagai tempat hunian sementara bagi korban gempa bumi di wilayah Provinsi Sumatra Barat.

Berdasarkan siaran pers dari PMI di Jakarta, Jumat (23/10), program rumah bambu tersebut merupakan target penting untuk direalisasikan mengingat terdapat ribuan warga yang saat ini hidup di tenda-tenda pengungsian.

Rumah bambu menjadi konsep unggulan PMI untuk program sementara para korban gempa. Contoh rumah bambu yang telah rampung terdapat di halaman kampus Universitas Bung Hatta di Kota Padang.

Koordinator Operasional Posko PMI Daerah Sumatra Barat Hidayatul Irwan memaparkan, 2.000 unit rumah bambu rencananya akan segera direalisasikan setelah penandatanganan kesepakatan kerjasama antara PMI dan pihak pemerintah daerah setempat pada Sabtu (24/10) mendatang.

Irwan juga memaparkan, terdapat tiga macam klasifikasi ukuran rumah bambu, yaitu 4x4 meter, 4x4,5 meter, dan 4x6 meter.

Setiap unit rumah bambu yang memiliki kapasitas lima orang itu diperkirakan membutuhkan anggaran biaya dari Rp2,5 juta hingga Rp3 juta.

Hunian sementara tersebut direncanakan akan dibangun di Kota Padang, Kota Pesisir Selatan, Kabupaten Pariaman, dan Kabupaten Agam.

Untuk tahap pertama, PMI merekomendasikan pembangunan dilakukan di Desa Tungkal Selatan yang mengalami kerusakan terparah dibandingkan dengan desa lainnya di daerah Pariaman Utara.

Terdapat 35 relawan PMI yang dikerahkan untuk terlibat pada tahap pertama proses pendirian rumah bambu.

Mereka berasal dari PMI Cabang Padang, PMI Cabang Padang Pariaman, PMI Cabang Agam, dan PMI Cabang Pesisir Selatan.(Zh/At)




Sumber: berita8.com


0 komentar:

Posting Komentar